Tampilkan postingan dengan label writing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label writing. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 November 2015

[Review Event] Bedah Novel Love Sparks in Korea dan Workshop Kepenulisan Novel - Asma Nadia

Hello Happy Readers, 

Tanggal 4 Oktober lalu saya hadir ke acara Bedah Novel Love Sparks in Korea & Workshop Kepenulisan Novel bersama Asma Nadia dan Isa AlamsyahAcara yang bertempat di Gramedia Bintaro Plaza itu berlangsung ramai dan seru.

Sebetulnya sudah lama ingin nulis di blog ulasan acara ini, tapi karena lagi-lagi belum bisa atur waktu nge-blog makanya sempat tertunda. Gimanapun juga lebih baik tetap nulis walaupun telat, yah? *pembelaan* Hehehe.

Rasanya seneng banget bisa hadir saat itu karena sang penulis, Mbak Asma dan Mas Isa Alamsyah (suami Mbak Asma) banyak berbagi seputar dunia tulis menulis yang selama ini mereka tekuni. Lumayan kan dapat ilmu gratisan. 

Oh ya, ada kabar baik buat yang bercita-cita jadi penulis seperti Mbak Asma Nadia. Profesi menulis beliau dimulai sejak usia beliau 27 tahun! It means, masih ada harapan buat Teman-teman memulai mimpi jadi penulis walaupun sudah berstatus ibu-ibu rempong  kaya saya ini. Semangat!


Suasana Bedah Novel Asma Nadia Love Sparks in Korea di Gramedia Bintaro Plaza



Selasa, 20 Oktober 2015

10 Benda Favorit si Kecil

Hello Happy Readers, 

Si kecil punya benda favorit? Pasti punya dong ya mainan atau benda yang biasa temani melewati masa-masa emas perkembangannya. Postingan Nulis Kompakan selanjutnya bareng si Momom Shofa adalah tentang '10 benda favorit'. 



Karena Sera di rumah kebanyakan mainan jadi saya posting lebih banyak tentang mainan favoritnya. Diantara mainan-mainan itu ada yang buat sendiri, dikasih saudara, ada juga hasil berburu diskonan. Dari yang paling murah sampai paling *hiks* bikin dompet nangis. 

Mau tahu apa saja benda favoritnya Sera? Ini dia 10 benda favorit si kecil versi mameh.

Rabu, 09 September 2015

It's Quiz Part 1: Momom vs Mameh

Hello Happy Readers, 

Nggak terasa nulis kompakan udah selesai postingan ke-5, Horee... *tepuk tangan* *bakar petasan*. Saya seneng banget soalnya bisa konsisten menulis bareng Shofa. Padahal dengan keadaan kami yang yah, sebagai mamah muda ada ajaa kerempongan yang menyertai. Alhamdulillah toh proyek ini bisa tetap berjalan. Walaupun ada idealisme yang harus dikorbankan sih, yaitu target nulis tadinya sebulan jadi molor dua bulan bahkan lebih. He-he-he.

Anyway, sedikit berkreasi supaya nulis kompakan nggak melulu soal yang drama-drama ala mamah muda saya sama Shofa bikin quiz seru-seruan. Kami saling berikan 20 pertanyaan buat dijawab masing-masing. Pertanyaannya bebas tapi masih seputar kehidupan sehari-hari sebagai ibu. 

Karena panjang banget jawabannya jadi Quiz dibagi dua, setelah posting ke-5 dan nanti di akhir nulis kompakan atau pada posting ke-10. 

Saya ingin jarak bukan jadi halangan kami tetap jalin silaturahim dan lakukan hobi nulis kami. Saya di Tangsel dan Shofa di Bandung harus tetap bisa kompak saling dukung tujuan kita masing-masing yaitu jadi blogger terkenal. He-he-he.

Pertanyaan 10 pertama dari Shofa alias Momom buat kami berdua, lanjut 10 pertanyaan dari saya alias Mameh. Untuk bedakan jawaban Momom diberi warna biru sementara Mameh hijau.

Tujuan nulis ini buat seru-seruan aja, nggak ada pesan moral apalagi hadiah buat Teman-teman yang hafalin jawabannya. He-he-he. 

Okey, ini dia Quiz Momom vs Mameh part - 1. Hope u enjoy it! *gelar karpet*


Rabu, 19 Agustus 2015

Teguran dari Tuhan

Hello Happy Readers,

  Gimana kabarnya, Teman-teman? Semoga dalam keadaan sehat wal afiat, yang sakit diberi kesabaran dan penyakitnya segera disembuhkan Sang Khalik. Ada satu pepatah, pasti ada hikmah di setiap kejadian. Bagi umat muslim, setiap kejadian buruk merupakan sarana introspeksi dan teguran dari Allah SWT supaya kita bisa lebih baik lagi. Inilah yang sedang saya rasakan saat ini.

   Teman-teman, perasaan saya lagi sedih nih, karena baru aja terjadi kejadian yang nggak diharapkan terjadi di rumah. 

Gini ceritanya...

   Dua hari lalu, ada kejadian yang bikin shock. Sebelum adzan maghrib berkumandang, Khaira, temen main Sera sekaligus putri tetangga kami jatuh persis di teras depan rumah sampai dahinya sobek. Tangisan dan jeritannya memekakkan telinga semua yang ada disitu, suami saya, saya, dan mbak-mbak tetangga yang lagi kumpul-kumpul. 

   Bergegas mbak-mbak cari tisu buat menyeka darah yang mengucur deras dari dahi Khaira.  Saya saat itu segera cari kerudung dan jaket buat ke luar, lihat keadaan saat itu. Sementara suami juga ikutan panik, terperanjat dari kamar. Jeritan Khaira nggak berhenti, darahnya terus keluar dari dahi si mungil Khaira.  Mbak-mbak makin panik, hilir mudik, ada juga yang cari es batu di kulkas. 

Selasa, 18 Agustus 2015

Drama Menyusui: Terimakasih Para Pendukungku Saat Menyusui

Hello Happy Readers,

    Adakah Teman-teman yang ikut partisipasi pada World Breastfeeding Week 2-9 Agustus lalu? Pada saat pekan ASI sedunia tersebut, saya amati secara garis besar ada beberapa tipe tanggapan ibu-ibu. Ada yang menyusui dan merayakan, tidak menyusui dan merayakan, menyusui tapi tidak merayakan terakhir tidak menyusui dan tidak merayakan. Nah gimana dengan saya sendiri? Kalau saya sudah tidak menyusui dan ikut mendukung adanya pekan menyusui sedunia.  Mau tahu alasannya, ada di bagian akhir tulisan ini so stay tuned yah Teman-teman...




Jumat, 31 Juli 2015

Warna Warni Kemenangan: Dulux Indahkan Hari Kemenangan Kami

     Momen Lebaran adalah saat merayakan kemenangan umat muslim di seluruh dunia. Menang dari menahan lapar dan dahaga, juga atas hawa nafsu.  Manusia yang menang pada Hari Raya Lebaran adalah mereka yang bisa mengendalikan dorongan dalam dirinya.

     Lebaran tahun ini jadi momen kemenangan juga buat saya dan keluarga kecil.  Menang melawan apa? Mau tahu gimana cerita saya, simak terus yuk.




Sabtu, 25 Juli 2015

Anakku Mirip Siapa?

Hello Happy Readers,

     Gimana kabarnya Teman-teman? Mudah-mudahan sehat selalu, banyak rejeki dan makin bahagia. Aamiin. Back to nulis kompakan, masih inget ngga? (berharap iya) Itu lho, tentang nulis tema seputar mamah muda.  Proses penulisannya emang agak molor dari waktu yang udah ditentukan.  Walaupun gitu tetep harus dilanjutkan sesuai komitmen awal, so tema selanjutnya yaitu Anakku mirip siapa?




     Masalah kemiripan anak-orangtua sering dikaitkan dengan anggapan umum anak perempuan mirip ayah sedangkan anak laki-laki mirip ibu. Apakah betul? Kalau saya perhatiin sih, kebanyakan orang yang saya kenal memang seperti itu. Teman-teman dekat saya kalau saya ingat-ingat lagi memang banyak yang perempuan mirip ayah, laki-laki ke ibunya.

Selasa, 14 Juli 2015

About the Baby Blues

Hello happy readers,

     Lama nggak muncul nih si mameh, padahal harusnya tanggal 4 Juli lalu posting #nuliskompakan ke-2, judulnya Baby Blues. Sampai tanggal belasan Juli sekarang ini baru posting lagi. Alasannya sebetulnya klasik, Sera batuk pilek awal Juli lalu. Pas anak lagi sakit pasti ibu-ibu ngalamin gimana rasanya kan?! Bener banget, ada sedihnya pas anak rewel, ada capeknya karena kurang tidur, kesel iya waktu si anak susah makan, dan drama-drama lainnya. Boro-boro buka laptop, anaknya nempel melulu. Huehehe...

     Kebetulan lagi, Baby Eureka-nya Shofa juga lagi sakit dalam waktu yang berdekatan.  Kok bisa ya? Apa efek proyek nulis kompakan, jadi sakitnya bisa kaya janjian juga? Yang pasti, karena alasan anak lah kita sama-sama kompak menunda tulisan sampai keriweuhan itu berakhir.  

     Alhamdulillah, Sera sekarang sudah sehat lagi jadi mameh bisa nge-Blog! Huaa senangnyaa.... *nyalain petasan*



Rabu, 01 Juli 2015

Anakku Adalah...

Hello Happy Readers

     Tema tantangan #nuliskompakan mom's stories pertama, Anakku adalah. Bicara tentang anak, apa sih arti anak? Secara umum anak adalah keturunan yang setiap pasangan suami istri dambakan kehadirannya sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga.  Cari arti anak buat saya sendiri ada dalam satu puisi favorit tentang anak yang pernah saya posting di awal blog, begini isinya.


Anda memiliki waktu seumur hidup untuk bekerja, 
namun anak-anak hanya memiliki masa kecil sekali selama masa rentang hidupnya

Anak-anak bagaikan pohon yang merambat
Jika pohon rambat dibiarkan tumbuh sekendak hatinya, 
maka ia tumbuh ke segala arah, tanpa tujuan, tak sedap dipandang mata
dan tentunya akan mengganggu manusia di sekitarnya

Namun apabila diarahkan bahkan dibentuk, 
maka tumbuhlah ia sesuai dengan apa yang kita harapkan
dan keindahan yang terpancar dari tanaman itu nantinya akan berguna
dan memukau orang di sekitarnya

Oleh karena itu, rangkailah anak kita dengan jiwa seni, 
kasih sayang dan kelembutan, 
maka tanaman rambat akan menjadi tanaman hias yang memukau...


     Can't agree more. Sangat setuju sama puisi ini, saya sampai menganalogikan Sera (3 tahun 9 bulan) seperti tanaman.




Selasa, 30 Juni 2015

New #nuliskompakan: Mom's Stories on July

Hello Happy Readers,

Puasa sudah menginjak tanggal belasan nih, cung siapa yang sudah punya baju lebaran? Saya udah dong.. He-he-he. Yang mau cari baju lebaran, mudah-mudahan dapet yang bagus, cocok dan bikin semakin cetar di hari yang fitri nanti. Nggak beli pun ngga apa-apa yang penting kan, akiknya baru (sambil usap-usap batu kali).

Menjelang bulan Juli nanti saya punya proyek baru, nge-blog bareng sobat seperjuangan waktu jaman kuliah namanya Shofa. Seorang ibu yang agak pendiam ini punya baby girl lucu bernama Eureka. Kami sama-sama punya hobi nulis. Beberapa hari lalu Shofa ajak bikin proyek tantangan nulis dengan tema sehari-hari banget, seputar ibu rumah tangga yang dikasih judul #nuliskompakan.